Hasil Lelang Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatra
Jakarta — Sebuah lukisan karya Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berhasil terjual dengan nilai tinggi dalam kegiatan lelang seni yang digelar Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di Taman Ismail Marzuki, Selasa (23/12). Karya berjudul God’s Day tersebut dilepas hingga mencapai harga Rp311 juta.
Lelang ini merupakan bagian dari kegiatan bertajuk Art For Humanity, sebuah agenda penggalangan dana untuk membantu para korban bencana alam di wilayah Sumatra. Selain pameran seni rupa, acara ini juga menghadirkan pelelangan lukisan dari sejumlah seniman lintas generasi. Total terdapat 26 perupa yang terlibat, termasuk SBY. Jalannya lelang dipandu oleh aktivis sekaligus seniman Dik Doank.
Lukisan God’s Day merupakan karya cat minyak di atas kanvas (oil on canvas) dengan ukuran 130 x 80 sentimeter. Sejak awal dibuka dengan harga Rp100 juta, karya tersebut langsung menarik minat peserta lelang. Proses tawar-menawar berlangsung ketat, dengan nilai penawaran yang melonjak dari Rp200 juta, kemudian Rp250 juta, hingga akhirnya berhenti di angka Rp311 juta.
Dalam kesempatan itu, SBY mengungkapkan latar belakang emosional yang melandasi penciptaan lukisan tersebut. Ia menyebut God’s Day terinspirasi dari pengalaman pribadinya ketika menyaksikan langsung dampak Tsunami Aceh pada 2004 silam.
Melihat kembali bencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat 21 tahun kemudian, SBY mencoba menuangkan gambaran desa-desa yang tersapu air bah kecokelatan ke dalam karyanya.
“There is a beautiful story. Dahulu saat Aceh dan Nias kena tsunami, saya juga lagi di Jayapura untuk mengunjungi korban bencana di sana. Saya memantau korban sekian-sekian ribu, saya bilang, ‘Harus segera ke Aceh.’ Dan di sana masih ada konflik GAM, (Paspampres bilang), ‘Nanti keamanan gimana? Mendarat di mana?’ Saya bilang ‘No, saya harus melihat langsung ke sana’,” kenang SBY.
Ia menceritakan, pada hari kedua pascatsunami, dirinya bersama rombongan serta sang istri, almarhumah Ani Yudhoyono, terbang ke Aceh menggunakan pesawat kecil. Pemandangan memilukan pun ia saksikan secara langsung.
“Saya menahan air mata. Itu adalah puncak sebuah penderitaan, banyak orang yang menderita. Mereka hopeless gak ada masa depan,” tuturnya.
Atas dasar kemanusiaan, SBY menegaskan dirinya tidak menetapkan batas harga atas lukisan tersebut.
“Ini tragedi, ini humanity. Insya Allah berapa pun (harga lelang) saya lepas. Saya ikhlas berapa pun.”
Selain karya SBY, sejumlah lukisan lain juga terjual dalam acara tersebut. Karya Muna Diannur Suria berjudul Just Masking, Not Hypocreating dilepas dengan harga Rp35 juta. Sementara itu, lukisan Mengingat Lupa: Series #2 Mohammad Hatta karya Aan Arif Rahmanto terjual senilai Rp50 juta.






